Belajar Menyusun Kata untuk Mewartakan Makna
- fr. Christopher Mikael

- 24 Jan
- 1 menit membaca

Pada tanggal 19-21 Januari 2026, komunitas Seminari Tinggi Keuskupan Agung Jakarta unit Cempaka Putih Barat dan Timur mengadakan kursus jurnalistik. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Henricus Witdarmono sebagai narasumber.
Selama tiga hari, para frater dibekali keterampilan menulis yang efektif dan argumentatif melalui materi teori jurnalistik, etika, serta teknik menulis berita, feature, dan opini. Sebagai pemateri, Bapak Witdarmono yang berpengalaman luas dalam dunia jurnalistik dan kepenulisan, menyampaikan materinya dengan cara yang mendorong para frater untuk bereksplorasi dalam praktik langsung jurnalistik.
“Kegiatan ini memberikan inspirasi kepada saya untuk menyusun kalimat dan argumentasi secara jelas dan efektif. Selain itu, menulis (liputan) ini membuat saya belajar untuk berekspresi.” ucap Frater Aloisius (26) sambil membuat berita feature.
Para frater mengikuti kursus jurnalistik dengan antusias, mulai dari mempelajari teori hingga praktik menulis berita, feature, dan opini. Mereka juga berkesempatan mempraktikkan langsung teknik-teknik jurnalistik yang telah dipelajari melalui simulasi wawancara dan latihan menulis.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan Pak Witdarmono agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan komunikasi dan pewartaan, baik melalui media cetak, digital, maupun platform lainnya. Dengan bekal keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang jelas, sistematis, serta runtut ini, para frater diharapkan mampu mewartakan makna dari Sabda Tuhan secara sistematis dan lebih mudah dipahami.
Penulis: fr. Christopher Mikael








Komentar