top of page
Cari


"Apakah Kebenaran itu?"
Bacaan :Yohanes 18:28-38a Kata Pilatus Kepada-Nya; Apakah kebenaran itu? Rekan-rekan yang terkasih, satu hal yang bisa kita refleksikan dari peristiwa Salib Yesus adalah tanggapan kita di hadapan kebenaran sejati. Setiap pribadi dari kita kerap kali memiliki kebenaran yang kita yakini sendiri. Seperti mereka yang menyerahkan Yesus kepada Pilatus. Mereka datang dengan kebenaran yang hendak mereka bela. Demi kebenaran yang mereka bela, mereka rela mengorbankan satu orang

Seminari Tinggi KAJ
4 Apr2 menit membaca


" Sabda Bahagia"
Bacaan: Matius 5: 1-12 Saudara-saudari yang terkasih, Saya bertanya-tanya mengapa peristiwa bahagia yaitu Kabar Sukacita diletakan di tengah masa pra-paskah yang identik dengan kesedihan, penyesalan, dan dukacita. Antara kedua momen tersebut nampak bersifat kontradiktif. Akan tetapi, saya merasa bukan itu tujuan dari penempatan momen Kabar Sukacita di tengah masa pra-paskah, bukan bertujuan untuk mengganti suasana dan sikap hati secara drastis, tetapi mengingatkan kita p

Seminari Tinggi KAJ
31 Mar2 menit membaca


"Nazaret yang Kecil, Awal dari Karya Besar Allah"
Bacaan : Lukas 1:26-38 Sudara-Saudari yang terkasih, ketika merenungkan Injil pada kali ini, perhatian saya justru tertuju pada satu bagian yang mungkin terlihat sederhana: bahwa Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota kecil bernama Nazaret. Mungkin kita selalu mengetahui bahwa ketika kita mengidentikan antara Yesus dengan kesederhanaan, hal yang muncul adalah Betlehem. Kota tempat Yesus lahir. Pada bacaan kali ini, juga terdapat hal yang sama, yaitu Nazaret.

Seminari Tinggi KAJ
19 Mar2 menit membaca


"Pengampunan sebagai Simbol Kasih yang Tidak Terbatas"
Bacaan : Matius 18:21–35 Saudara-saudari yang terkasih, Dalam perjalanan hidup sebagai manusia, kita tentu membutuhkan kehadiran orang lain. Hal ini dapat dipahami karena manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Kehadiran sesama membantu kita menjalani kehidupan, memudahkan kita dalam melaksanakan berbagai tugas, serta meringankan beban yang kita tanggung. Namun demikian, relasi dengan orang lain tidak selalu berjalan mulus. Tidak jarang muncul konflik yang disebabkan o

Seminari Tinggi KAJ
5 Mar2 menit membaca


"Doa dan Pertobatan"
Bacaan : T. Ester 4C:12-16.23-25a - Mat 7:7-12 Saudara-saudari yang terkasih, Kisah mengenai Ester menempati latar waktu setelah Pembuangan Babel 587 SM. Sekitar 1 abad setelahnya, Babel dikalahkan oleh Persia sehingga sebagian orang Yahudi tinggal di daerah Persia. Meskipun sebagian dapat kembali ke Yerusalem, sebagian lain memutuskan tetap tinggal di Persia, termasuk Ester dan walinya Mordekhai. Pada waktu itu Ester diangkat menjadi ratu, tetapi identitasnya sebagai orang

Seminari Tinggi KAJ
26 Feb2 menit membaca


"Mengabdi pada Tuhan atau Mencari Pujian Manusia ?"
Bacaan : Matius 6:16-18 Saudara-Saudari yang terkasih, Teman-teman terkasih hari ini kita merayakan Hari Rabu Abu menjadi tanda dimulainya masa Prapaskah masa pantang dan puasa selama 40 hari. Ketika saya membaca dan merenungkan bacaan Injil ini saya teringat momen ketika saya SMA mengikuti kejuaraan Taekwondo. 1 bulan sebelum kejuaraan dimulai pelatih menyuruh saya berpuasa makan makanan yang berminyak dan pantang untuk begadang dengan tujuan supaya stamina saya tetap terja

Seminari Tinggi KAJ
18 Feb2 menit membaca


"Yesus Memberi Makan Empat Ribu Orang"
Bacaan : Markus 8 : 1 - 10 Saudara-saudari yang terkasih, Bacaan ini menceritakan Yesus yang memberi makan empat ribu orang. Kita tentu tahu bahwa ada cerita serupa dalam 4 Injil yang menceritakan Yesus memberi makan 5 ribu orang. Nah kisah Yesus memberi makan 4 ribu orang ini hanya ada di 2 Injil yakni Markus dan Matius. Meski kedua kisah ini serupa, tapi tidak sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menunjukkan bahwa kedua kisah ini adalah kisah yang berbeda. Perbedaan pe

Seminari Tinggi KAJ
12 Feb2 menit membaca


Dilema Yoab: Kesetiaan Profesional versus Ketaatan pada Kehendak Belas Kasih
Kisah kematian Absalom bukan sekadar drama politik keluarga Daud. Di dalamnya, ada cerminan tentang arti kesetiaan sejati, yang diuji dalam ketegangan antara efisiensi, ketaatan formal, dan kehendak hati yang berbelas kasih.

fr. Bima Laiyanan
2 Feb3 menit membaca


Pelita yang Redup
Saya membagi renungan ini menjadi 2 bagian. Bagian pertama adalah buah permenungan dari ayat 21-23. Bagian kedua adalah buah permenungan dari ayat 24-25. Ayat 21-23 mengajak kita untuk mendengarkan perumpamaan tentang pelita. Pada zaman Yesus, Pelita adalah alat penerang yang umum dipakai oleh orang Yahudi. Meskipun, terangnya redup, tetapi cukup untuk menghalau kegelapan malam. Perumpamaan ini mengingatkan saya akan Yohanes 1:5 “Terang itu bercahaya dalam kegelapan dan kegel
fr. Vincentius Aditya Manubowo
28 Jan2 menit membaca


Hati yang Terbuka
Bacaan: Lukas 1: 26-38 Saudara-saudari yang terkasih, Kalau kita melihat bacaan dari Injil Lukas 1:26-38, sebenarnya pesan sudah jelas: Hati yang terbuka. Hati yang terbuka selalu ada bagi semua manusia. Sebaliknya, hati yang tertutup biasanya ada hanya bagi dirinya sendiri dan tak seorang pun yang tahu tentang dirinya dan isi hatinya, kecuali Tuhan yang bisa melihat itu. Manusia mengetahui orang lain sejauh ia melihat apa yang ada di depan mata, sejauh jarak pa
fr. Leonard Christian Lianain
19 Des 20253 menit membaca


Sukacita Menjadi Saksi Kristus
Bacaan : Matius 11:2-11 Halo saudara-saudari terkasih, Dalam minggu sukacita ini kita sudah mendengar bacaan injil dari Matius 11 : 2-11 tentang Yesus dan Yohanes Pembaptis. Dalam permenungan saya, hal pertama yang saya sadari adalah ketika kita masuk ke minggu Gaudete atau minggu sukacita, kisah yang digambarkan dalam bacaan injil justru sangat tampak bertolak belakang. Kondisi Yohanes Pembaptis sedang berada di penjara. Ruang yang gelap, sempit, dan sunyi. Orang yang sela
fr. Jacobus Raka Graditya Putra
13 Des 20253 menit membaca


Kita Dipegang-Nya dalam Kabut
Bacaan : Yesaya 48:17-19 Halo saudara-saudari terkasih, Permenungan dan punctum yang ingin coba saya bagikan kepada saudara-saudari , yaitu mengenai kepercayaan penuh kepada rencana Allah dalam menghadapi ketidakpastian dalam hidup. Kehidupan manusia berada dalam kabut ketidakpastian. Segala sesuatu dapat terjadi dalam hidup kita, entah itu pengalaman yang baik dan membahagiakan, maupun pengalaman buruk yang mengecewakan dan membuat kita terpuruk. Hal ini merupakan sebua
fr. Ignatius Tegar Cakrabuana Pagasing
4 Des 20253 menit membaca


Api Semangat Rasul Kristus
Bacaan : Markus 16:15-20 Halo saudara-saudari terkasih, Pada bacaan Markus ini, kita mendengarkan perintah yang diberikan oleh Yesus kepada para murid-Nya tentang apa yang harus mereka lakukan sebelum Ia diangkat ke surga. Perintah itu sederhana namun tegas: “Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil!” tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai bagaimana seharusnya para murid mewartakan Injil. Hal ini, dalam kontemplasi saya, tentu terasa membingungkan bagi para murid, te
fr. Amadeus Cellovino Sanouoruyu Fau
27 Nov 20252 menit membaca


Meneladan dari Salib
Bacaan : Lukas 23:35-43 Halo saudara-saudari terkasih, Apa kabarnya nih? Hope you're all in good spirits. Teman-teman yang terkasih, hari ini saya menawarkan bacaan dari Lukas 23 ayat 35-43, bacaan ini menjabarkan tentang suasana saat Yesus berada di atas kayu salib. Bacaan ini mayoritas berisi tentang percakapan atau ucapan yang disampaikan oleh beberapa orang. Kita mungkin sudah bisa membayangkan bagaimana situasi yang dialami pada bacaan tersebut, mungkin kita sudah perna
fr. Kristoforus Arnold Andrianto Soedjadi
19 Nov 20253 menit membaca


Tanda-Nya Nyata dalam Kita
Bacaan : Lukas 17:20–25 Saudara dan saudari yang terkasih, saya hendak berbagi sedikit permenungan yang barangkali dapat mengistirahatkan hati dan pikiran kita dari padatnya kesibukan harian. Tidak dapat dipungkiri, perasaan lelah seolah sudah bersahabat dengan manusia di era yang serba cepat. Apabila kita terlena dan tidak peka dengan suara hati, bukan hal yang mustahil bagi dunia untuk menjadikan kita sebagai korban modernisasi. Untuk mengantisipasi diri dari belenggu mod
fr. Antonius Dimas Pratama Kustanto
18 Nov 20252 menit membaca


Berani Dibersihkan?
Bacaan :Yohanes 2:13-22 Saudara-saudari yang terkasih, Ketika Yesus masuk ke Bait Allah dan melihat rumah Bapa-Nya berubah menjadi pasar, Ia tidak tinggal diam. Dengan cambuk tali, Ia mengusir para pedagang, menumpahkan uang, dan membalikkan meja. Ia berseru, “Jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan!” Peristiwa ini bukan sekadar tindakan marah, melainkan tanda kasih yang tegas. Yesus ingin memurnikan tempat kudus dari segala sesuatu yang menghalangi kehadi
fr. Gregorius Ian Dwi Setiawan
8 Nov 20252 menit membaca


Setia Pada Salib yang Dipilih
Bacaan: Lukas 9:22-27 Saudara-saudari yang terkasih, Saat saya menelisik kembali pengalaman saya saat di Nusa Tenggara Timur rasanya ada perasaan yang mengganjal dalam hati. Seorang imam yang seharusnya membuat umat senang ke gereja dan menjadi perpanjangan Tuhan, justru menjadi alasan seseorang untuk menjauh dari gereja. Dalam permenungan, saya mencoba untuk mencari alasan mengapa seseorang dapat berperilaku demikian. Tentu ada banyak faktor dan variabel, tapi setidaknya s
fr. Leonardo Parulian
1 Nov 20252 menit membaca


Tuhan, Lihatlah Betapa Rendah Hatinya Aku
Bacaan : Lukas 18:9-14 Saudara-saudari yang terkasih, Kalau kita melihat bacaan dari Lukas 18:9-14, pesannya sebenarnya cukup jelas: kerendahan hati. Dalam kisah itu, kita melihat dua macam doa, doa yang sombong dan doa yang rendah hati. Orang Farisi datang bukan untuk berbicara dengan Allah, melainkan untuk meninggikan dirinya sendiri. Ia membayangkan bahwa doanya lebih layak diterima oleh Tuhan. Dalam tafsir kitab suci, pada ayat 11 disebutkan bahwa orang Farisi berdiri d
fr. Samuel Setiawan
24 Okt 20252 menit membaca


Perjumpaan Iman
Bacaan : Lukas 19:1-10 Saudari-saudaraku yang terkasih Saat ini kita akan merenungkan kisah yang sangat menarik, yaitu kisah Zakheus. Kisah ini hanya ada di Injil Lukas, tidak ada di Injil yang lain. Melalui kisah ini, Tuhan mau mengingatkan kita tentang makna hidup sebagai pengikut-Nya. Kalau kita lihat, Zakheus digambarkan sebagai seorang yang sangat kaya. Dalam ayat 2 disebutkan, “Ia adalah kepala pemungut cukai dan ia orang yang kaya.” Kita bisa bayangkan betapa
fr. Leonardus Toe Eko
15 Okt 20252 menit membaca


Hidup Dengan Penuh Syukur
Melalui bacaan Lukas 17:11-19, kita bisa bayangkan Yesus yang lagi berjalan ke perbatasan Samaria dan Galilea, lalu kemudian tiba-tiba ada kesepuluh orang kusta yang memanggil dan memohon kepada Yesus untuk disembuhkan. Akhirnya Yesus menyembuhkan kesepuluh orang kusta itu dan setelah itu Yesus menyuruh mereka untuk memuliakan nama Allah. Akan tetapi tiba-tiba ada salah satu seorang dari kesepuluh orang yang sudah sembuh menghampiri Yesus dan mengucap syukur kepadanya. Tapi y
fr. Andreas Geoffrey Hosea Yanri
12 Okt 20251 menit membaca
bottom of page
