top of page
Cari


"Tanda-Nya Nyata dalam Kita"
Oleh :Fr. Antonius Dimas Pratama Kustanto Bacaan :Lukas 17: 20–25 Saudara dan saudari yang terkasih, saya hendak berbagi sedikit permenungan yang barangkali dapat mengistirahatkan hati dan pikiran kita dari padatnya kesibukan harian. Tidak dapat dipungkiri, perasaan lelah seolah sudah bersahabat dengan manusia di era yang serba cepat. Apabila kita terlena dan tidak peka dengan suara hati, bukan hal yang mustahil bagi dunia untuk menjadikan kita sebagai korban modernisasi.

Seminari Tinggi KAJ
18 Nov 20252 menit membaca


"Berani Dibersihkan?"
Oleh :Fr. Gregorius Ian Dwi Setiawan Bacaan :Yohanes 2:13-22 Saudara-saudari yang terkasih, Ketika Yesus masuk ke Bait Allah dan melihat rumah Bapa-Nya berubah menjadi pasar, Ia tidak tinggal diam. Dengan cambuk tali, Ia mengusir para pedagang, menumpahkan uang, dan membalikkan meja. Ia berseru, “Jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan!” Peristiwa ini bukan sekadar tindakan marah, melainkan tanda kasih yang tegas. Yesus ingin memurnikan tempat kudus dari s

Seminari Tinggi KAJ
8 Nov 20252 menit membaca


"Setia Pada Salib yang Dipilih"
Oleh : Fr. Leonardo Parulian Bacaan: Lukas 9 : 22-27 Saudara-saudari yang terkasih, Saat saya menelisik kembali pengalaman saya saat di Nusa Tenggara Timur rasanya ada perasaan yang mengganjal dalam hati. Seorang imam yang seharusnya membuat umat senang ke gereja dan menjadi perpanjangan Tuhan, justru menjadi alasan seseorang untuk menjauh dari gereja. Dalam permenungan, saya mencoba untuk mencari alasan mengapa seseorang dapat berperilaku demikian. Tentu ada banyak faktor

Seminari Tinggi KAJ
1 Nov 20252 menit membaca


"Tuhan, Lihatlah Betapa Rendah Hatinya Aku"
Oleh : Fr. Samuel Setiawan Bacaan : Lukas 18:9-14 Saudara-saudari yang terkasih, Kalau kita melihat bacaan dari Lukas 18:9-14, pesannya sebenarnya cukup jelas: kerendahan hati. Dalam kisah itu, kita melihat dua macam doa, doa yang sombong dan doa yang rendah hati. Orang Farisi datang bukan untuk berbicara dengan Allah, melainkan untuk meninggikan dirinya sendiri. Ia membayangkan bahwa doanya lebih layak diterima oleh Tuhan. Dalam tafsir kitab suci, pada ayat 11 disebutkan b

Seminari Tinggi KAJ
24 Okt 20252 menit membaca


"Perjumpaan Iman"
Oleh :Fr. Leonardus Toe Eko Bacaan : Lukas 19:1-10 Saudari-saudaraku yang terkasih Apa kabarnya? Semoga kita selalu sehat dan dipenuhi sukacita dari Tuhan. Saat ini kita akan merenungkan kisah yang sangat menarik, yaitu kisah Zakheus. Kisah ini hanya ada di Injil Lukas, tidak ada di Injil yang lain. Melalui kisah ini, Tuhan mau mengingatkan kita tentang makna hidup sebagai pengikut-Nya. Kalau kita lihat, Zakheus digambarkan sebagai seorang yang sangat kaya. Dalam

Seminari Tinggi KAJ
15 Okt 20252 menit membaca
bottom of page




