top of page
Cari


Meneladan dari Salib
Bacaan : Lukas 23:35-43 Halo saudara-saudari terkasih, Apa kabarnya nih? Hope you're all in good spirits. Teman-teman yang terkasih, hari ini saya menawarkan bacaan dari Lukas 23 ayat 35-43, bacaan ini menjabarkan tentang suasana saat Yesus berada di atas kayu salib. Bacaan ini mayoritas berisi tentang percakapan atau ucapan yang disampaikan oleh beberapa orang. Kita mungkin sudah bisa membayangkan bagaimana situasi yang dialami pada bacaan tersebut, mungkin kita sudah perna
fr. Kristoforus Arnold Andrianto Soedjadi
19 Nov 20253 menit membaca


Tanda-Nya Nyata dalam Kita
Bacaan : Lukas 17:20–25 Saudara dan saudari yang terkasih, saya hendak berbagi sedikit permenungan yang barangkali dapat mengistirahatkan hati dan pikiran kita dari padatnya kesibukan harian. Tidak dapat dipungkiri, perasaan lelah seolah sudah bersahabat dengan manusia di era yang serba cepat. Apabila kita terlena dan tidak peka dengan suara hati, bukan hal yang mustahil bagi dunia untuk menjadikan kita sebagai korban modernisasi. Untuk mengantisipasi diri dari belenggu mod
fr. Antonius Dimas Pratama Kustanto
18 Nov 20252 menit membaca


Berani Dibersihkan?
Bacaan :Yohanes 2:13-22 Saudara-saudari yang terkasih, Ketika Yesus masuk ke Bait Allah dan melihat rumah Bapa-Nya berubah menjadi pasar, Ia tidak tinggal diam. Dengan cambuk tali, Ia mengusir para pedagang, menumpahkan uang, dan membalikkan meja. Ia berseru, “Jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan!” Peristiwa ini bukan sekadar tindakan marah, melainkan tanda kasih yang tegas. Yesus ingin memurnikan tempat kudus dari segala sesuatu yang menghalangi kehadi
fr. Gregorius Ian Dwi Setiawan
8 Nov 20252 menit membaca


Setia Pada Salib yang Dipilih
Bacaan: Lukas 9:22-27 Saudara-saudari yang terkasih, Saat saya menelisik kembali pengalaman saya saat di Nusa Tenggara Timur rasanya ada perasaan yang mengganjal dalam hati. Seorang imam yang seharusnya membuat umat senang ke gereja dan menjadi perpanjangan Tuhan, justru menjadi alasan seseorang untuk menjauh dari gereja. Dalam permenungan, saya mencoba untuk mencari alasan mengapa seseorang dapat berperilaku demikian. Tentu ada banyak faktor dan variabel, tapi setidaknya s
fr. Leonardo Parulian
1 Nov 20252 menit membaca


Tuhan, Lihatlah Betapa Rendah Hatinya Aku
Bacaan : Lukas 18:9-14 Saudara-saudari yang terkasih, Kalau kita melihat bacaan dari Lukas 18:9-14, pesannya sebenarnya cukup jelas: kerendahan hati. Dalam kisah itu, kita melihat dua macam doa, doa yang sombong dan doa yang rendah hati. Orang Farisi datang bukan untuk berbicara dengan Allah, melainkan untuk meninggikan dirinya sendiri. Ia membayangkan bahwa doanya lebih layak diterima oleh Tuhan. Dalam tafsir kitab suci, pada ayat 11 disebutkan bahwa orang Farisi berdiri d
fr. Samuel Setiawan
24 Okt 20252 menit membaca
bottom of page
